Arab Saudi telah resmi meluncurkan jaringan bus listrik pertama di kota suci Makkah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi jamaah Haji dan Umrah menjelang musim 2026. Langkah ini merupakan inovasi strategis dalam mobilitas ibadah yang dirancang lebih bersih, efisien, dan nyaman dibandingkan sistem transportasi konvensional sebelumnya.
Proyek ini dikenal sebagai Masar Bus Rapid Transit (BRT) — sistem jaringan transportasi berbasis bus listrik yang berjalan di jalur khusus sepanjang rute penting di Makkah. Sistem ini dirancang untuk menghubungkan pusat transportasi utama dengan area dekat Masjidil Haram dan kawasan padat jamaah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermesin diesel.
Inovasi Transportasi yang Lebih Bersih, Cepat, dan Efisien
Jaringan bus listrik ini dilengkapi dengan dua stasiun utama dan 11 titik pemberhentian (halte) yang tersebar di rute strategis. Setiap unit bus memiliki kapasitas tinggi untuk mengangkut jamaah, sekaligus menawarkan perjalanan yang lebih tenang dan lancar — terutama bagi jamaah lansia dan keluarga. Saudinesia
Para pejabat terkait menyatakan bahwa sistem ini tidak hanya akan memperpendek waktu perjalanan bagi jutaan jamaah yang berpindah dari hotel ke lokasi ibadah atau pusat transportasi lainnya, tetapi juga akan mengurangi emisi karbon secara signifikan, mendukung modernisasi layanan transportasi sesuai dengan ambisi keberlanjutan jangka panjang.
Dampak Positif untuk Jamaah Haji dan Umrah
Selama musim Haji dan Umrah, millions jamaah mengandalkan layanan bus untuk memudahkan pergerakan antar lokasi ibadah. Dalam banyak kesempatan, mobilitas menjadi tantangan utama ketika terjadi kepadatan tinggi di jalur utama kota suci Makkah. Dengan hadirnya jaringan bus listrik, jamaah diharapkan dapat:
- Menghindari keterlambatan akibat kemacetan konvensional
- Menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan aman
- Mengurangi beban fisik saat berpindah lokasi ibadah
- Mengakses rute dengan lebih cepat dan terprediksi
Hadirnya bus listrik juga menjadi bagian dari upaya besar Arab Saudi dalam memperkenalkan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan modern di pusat kegiatan ibadah.
Integrasi dengan Pengembangan Infrastruktur Makkah
Peluncuran jaringan bus listrik ini merupakan salah satu proyek di bawah pengembangan kawasan Masar Destination di Makkah — sebuah infrastruktur perkotaan yang mencakup transportasi, kawasan publik, dan fasilitas modern lainnya. Rute BRT dirancang agar selaras dengan moda transportasi lain seperti kereta cepat Haramain serta jalur pedestrian yang mendukung mobilitas jamaah secara holistik.
Langkah ini sejalan dengan visi transformasi transportasi yang lebih luas di Arab Saudi, mendukung era baru layanan Haji dan Umrah berbasis teknologi dan efisiensi global.
Rangkuman Manfaat Bus Listrik untuk 2026
| Aspek | Manfaat |
|---|---|
| Kenyamanan | Perjalanan lebih tenang, mudah diakses |
| Efisiensi waktu | Jalur khusus bus mempercepat perpindahan |
| Lingkungan | Menurunkan emisi karbon dibanding kendaraan diesel |
| Mobilitas jamaah | Mendukung kepadatan tinggi musim ibadah |
| Integrasi transportasi | Terhubung dengan stasiun transportasi besar seperti Haramain |
Sumber Berita
- “Saudi Arabia launches first electric bus network in Mecca to ease Hajj and Umrah travel in 2026” — Times of India The Times of India
- “Pioneering electric bus service takes to the road in Makkah” — Arab News Arab News